Showing posts with label nasa. Show all posts
Showing posts with label nasa. Show all posts

Tuesday, August 31, 2010

Spektakuler Badai Earl dari Luar Angkasa

Astronot Doglas H Wheelock memposting foto spektakuler Badai Earl yang diambil dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dalam akunnya di situs microblogging, Twitter. Letkol Wheelock mengunggah gambar badai -- yang oleh televisi dan media digambarkan sebagai momentum badai yang menakutkan.

Ahli meteorologi Amerika Serikat (AS) telah menaikkan kategori Badai Earl menjadi empat -- peringatan potensi 'bencana kerusakan' bisa terjadi saat badai itu melintasi daratan Karibia sampai AS. Earl telah menyapu daerah utara Virgin Island Senin pagi. Pada Selasa 31 Agustus diperkirakan akan melewati Pulau Turks dan Caicos, dan Kepulauan Bahama sebelum menuju ke pantai timur AS pekan depan. 

Dalam skala Saffir-Simpson, dari 1 sampai 5, yang digunakan oleh Pusat Nasional Badai AS atau US National Hurricane Center -- kategori empat yang dimiliki Badai Earl adalah peringatan 'bencana kerusakan besar bisa terjadi'. Dengan risiko tinggi kerusakan struktural.
"Ini sangat berisiko tinggi, kecelakaan bahkan kematian bagi manusia, ternak, dan binatang peliharaan dikarenakan bangunan yang runtuh atau jatuh," demikian informasi US National Hurricane Center seperti dimuat situs Daily Telegraph, Selasa 31 Agustus 2010.

Berhembus dengan kekuatan 215 kilometer per jam, Earl menyerang diiringi hujan deras dan angin kencang besar yang mengaduk wilayah timur laut Karibia. Saat bergerak ke barat laut dengan kecepatan 24 kilometer per jam, Badai Earl mengitari dataran rendah pulau, tanpa membuat pendaratan. Ini membuat peringatan sebelumnya diturunkan menjadi peringatan badai tropis untuk Puerto Rico, Amerika Serikat dan British Virgin Islands.
Kekuatan badai Earl bisa lebih kuat dalam beberapa hari mendatang. Demikian disampaikan pusat pemantau badai.


copy paste dari vivanews

Wednesday, August 11, 2010

Asteroid Setara 100 Bom Nuklir Ancam Bumi


Sebuah asteroid berukuran raksasa kemungkinan menghantam bumi tahun 2182. Asteroid bernama RQ36 yang memiliki kekuatan ledakan 100 bom nuklir itu bisa menghancurkan bumi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, badan antariksa Amerika Serikat, NASA mempertimbangkan melakukan misi khusus untuk menyelidikinya.

Misi khusus ini diberi nama Osiris-Rex, misi ini akan bersaing untuk mendapat pendanaan baru. Satu pesaing dari misi ini adalah misi untuk mendarat di Venus. Kedua misi ini akan dibahas dalam diskusi dan lokakarya NASA di Washington DC mulai hari ini.

Bila NASA memberi lampu hijau misi ini akan berangkat pada 2106. Tugasnya, memetakan dan mengumpulkan sampel batuan dari asteroid. Menurut Direktur Laboratorium Ilmu Planet dan Lunar Universitas Arizona, Michael Drake, RQ36 kayak akan material. “Dan material itu tidak berubah sejak awal masa matahari,” ujar Drake yang kemungkinan besar menjadi ketua tim Osiris-Rex.

Sebelumnya, NASA telah secara resmi mengklasifikasikan RQ36 sebagai 'asteroid berbahaya' yang jaraknya sekitar 280.000 mil dari Bumi. Clark Chapman, seorang ilmuwan keplanetan di Southwest Research Institute di Boulder,Colorado, mengatakan dampak dari RQ36 akan menyebabkan ledakan bencana.

"Seperti ratusan bom-bom nuklir terbesar yang pernah dibangun meledak sekaligus, menciptakan kawah yang mungkin 10 kilometer," katanya Chapman majalah National Geographic.


copy paste dari tempo interaktif

Thursday, August 5, 2010

Penampakan 'Mata Banteng' di Planet Mars


Sebuah penampakan 'mata banteng' di Planet Mars dikirim ke Bumi dari kamera berteknologi tinggi milik Badan Antariksa AS, NASA yang mengorbit di planet merah itu.Foto kawah yang tak biasa ini diambil oleh kamera High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) yang dipasang pada satelit Mars Reconnaissance Orbiter.
Foto ini dirilis NASA baru-baru ini. Meski sebenarnya Mars Reconnaissance Orbiter memotret kawah unik itu pada 9 Juli 2010 lalu. Lokasinya di 46,6 derajat lintang dan 194,9 derajat Bujur Timur pada permukaan Mars.

Kini tugas para ilmuwan untuk mengungkap apa sebenarnya yang menyebabkan adanya tonjolan di pusat kawah Mars.Apakah itu merupakan produk lapisan bawah permukaan Mars atau tercipta akibat dampak tubrukan."Tubrukan di lapisan Mars bisa diakibatkan material kuat atau lemah, misalnya kaya es dengan tidak non-kaya-es, menghasilkan terasering seperti yang terlihat antara lubang bagian dalam dan bagian luar," tulis Sarah Milkovich, anggota tim sains HiRISE di University of Arizona, seperti dimuat Space.

Sebelumnya, para ilmuwan telah memeriksa kawah bertingkat untuk memperkirakan ketebalan lava yang mengalir di Bulan dan di beberapa tempat lain."Sublimasi yang merata dan erosi periglacial bahan es yang kaya terbuka di bagian dalam kawah dapat menjelaskan mengapa tonjolan itu relatif sedikit melenceng, tidak tepat di tengah, dari teras dan tepi kawah yang lebih besar," tulis Milkovich.Tonjolan di tengah kawah 'mata banteng' juga bisa dijelaskan dengan teori bahwa itu adalah dampak tubrukan.

Sebelumnya, HiRISE mengungkap penampakan wajah Mars yang diambil satelit Viking 1 milik Amerika Serikat pada 25 Juli 1976. Penampakan itu memicu ribuan teori konspirasi.HiRISE menunjukkan wajah manusia di Mars adalah bukit batu besar di tengah gurun pasir.Gambar yang dihasilkan HiRISE adalah foto terdekat dari obyek fenomenal itu. HiRISE mengambil gambar tersebut dari satelit Reconnaissance yang mengorbit 300 kilometer di atas Mars -- jauh lebih dekat dari posisi tahun 1976, 1.873 kilometer.

copy paste dari vivanews.com

Add to Google Reader or Homepage

Add to The Free Dictionary

Technology Blogs

Powered by  MyPagerank.Net Powered by FeedBurner

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More